Halaman

Jumat, Maret 23, 2012

catatan di satu pagi buta di atas atap rumah tetangga

Engkaulah getar pertama yang meruntuhkan gerbang tak berujungku mengenal Hidup.
Engkaulah tetes embun pertama yang menyesatkan dahagaku dalam Cinta tak bermuara.
Engkaulah matahari Firdausku yang menyinari kata pertama di cakrawala aksara.

Kau hadir dengan ketiadaan.
Sederhana dalam ketidakmengertian.
Gerakmu tiada pasti.
Namun aku terus di sini.

Mencintaimu.

Entah kenapa.


(supernova : ksatria, putri, dan bintang jatuh. Dewi 'dee' lestari)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar