Memang tak akan pernah bisa melakukan hal apapun sendirian. Tapi kenapa justru sekarang aku berusaha untuk melakukan semua itu sendirian. Banyak faktor. Bisa dibilang aku sudah berada di titik keputus-asaan tertinggi. Aku pikir aku bisa tapi ternyata belum.
Mengapa manusia itu menganut aliran air susu di balas air tuba? Bukankah kita semua hanya makhluk ciptaan-Nya. Tidak seharusnya berbuat begitu bukan?
Bisakah aku hanya bergelut di bidangku tanpa harus bersusah payah memikirkan hal lain? Faktanya aku tidak bisa. Aku manusia. Aku makhluk sosial. Aku butuh orang!!
Ah, begitu susahnya menyadari kekhilafan diri sendiri. Aku berkaca maka kemudian aku menyadari. Menurutku. Tapi berbeda dengan mereka. Yang berhak bukan aku, tapi mereka. Serahkan kepada mereka. Tapi mereka bungkam seolah ini bukan masalah besar. Bertindak saja. Diam. Kemudian seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Tapi lagi-lagi aku melihat perubahan. Apa aku yang terlalu perasa?
Andai aku bisa membaca isi hati mereka, kurasa itu yang paling baik. Namun impian belaka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar