Helaian kain-kain bercorak batik, kelambu putih kekuningan bermata sekarang.
Pertanyaan dari masing-masing benda, sementara nyawa berhenti sejenak.
Kali ini mungkin terus deja vu.
Akan terus seperti itu.
Mungkin saja sengaja dibuat. Ah, entahlah.
Tuhan, maafkan saya.
Saya seperti ini.
Maaf.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar