Tubuh ini sudah dingin berlumur minyak.
Tangan melambai lemah memanggil api.
Ia membawa sebuah korek api.
"Kkkkrrrrkk.... nyesss......"
Semburat oranye kemerah-merahan melalap tubuh.
Nyalanya semakin membesar tatkala iblis meniupkan neraka kecil.
Beberapa meter terdengar tawa.
Tawa itu masih tawa beraroma darah.
Tubuh menoleh lemah menyisakan bertetes keringat bercampur aroma minyak dan abu.
Tubuh tergolek diam... Kali ini sudah berhenti.
Tubuh menjadi abu.
Menghilang sekali diinjak ribuan kaki kecil mungil namun mengeluarkan banyak darah.
Tubuh luruh.
Tubuh-tubuh lain tumbuh keriting berakar-akar di atas tanah.
Menumbuhkan tubuh baru.
Tubuh lama sudah fana.
Ia menghilang bersama ribuan dedaun yang dibakar di minggu pagi hari.
8 April 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar